Pengalaman kami membuktikan, kala kita membangun website dan meng-onlinekan-nya, sepertinya sudah selesai 90%. Ternyata itu hanya 50% bahkan kurang.
Mengapa? Ibarat membangun rumah, mungkin kita sudah menutup atapnya, menutup lantainya dan sudah memasukkan perabot. Namun membuat rumah supaya nyaman dan dikenal orang butuh waktu. Kadang kita menemukan kekurangan-kekurangan setelah rumah jadi. Mau nggak mau kita harus tambahkan ini-itu atau rubah ini-itu. Ini butuh waktu.
Demikian juga website. Kadang apa yang kita harapkan tidak sesuai begitu online. Script yang tadinya mulus saat dipakai di komputer desktop kita eh begitu di-hosting malah tidak jalan.
Tapi yang paling penting buat website adalah membuatnya dikenal oleh mesin pencari dan mudah dicari orang. Ini butuh waktu, benar-benar butuh waktu dan ketekunan.
Mau belajar tentang ini? Bacalah artikel-artikel selanjutnya.